SELAMAT DATANG DI LAYANAN INFORMASI
Sejarah

03 Februari 2019

Loket Pelayanan Satu Pintu Badan Kepegawaian Daerah telah dimulai pada tahun 2013 silam. Sprit awal loket ini sebenarnya adalah untuk mempermudah pegawai yang membutuhkan layanan kepegawain agar tidak perlu harus ke ruangan-ruangan di BKD. Dengan demikian maka diharapkan proses tatap muka antara pegawai dengan petugas di BKD dapat berkurang.

Namun dalam perjalannya loket ini belum begitu optimal memberikan pelayanan, karena di loket ini hanyalah proses input dan output. Maksudnya di loket ini hanya ada kegiatan penyerahan berkas permohonan layanan dari pegawai, dan kegiatan penyerahan hasil produk layanan dari petugas. Sementara proses bisnisnya tetap berada di bidang masing-masing.

Kelemahan dari sistem ini adalah petugas menjadi banyak kehilangan waktu untuk menerima permohonan dan menyerahkan produk layanan, sementara proses bisnisnya terbengkalai di bidang masing-masing. Salah satu sebabnya adalah sarana dan prasarana untuk melakukan proses bisnis ini tidak tersedia di loket. Sementara jumlah petuags yaitu pegawai BKD sendiri semakin lama semakin berkurang. Maka itu proses bolak balik ruangan dan loket menjadi tidak efektif dan effisien lagi. Sejak tahun 2013 sampai 2018 loket ini beroperasi buka tutup. 

Pada bulan april 2019, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Barito Kuala mulai menghidupkan kembali loket ini. Loket inipun berubah fungsi bukan hanya loket pelayanan satu pintu, tetapi menjadi Loket Pelayanan Kepegawaian Terpadu Satu Pintu. Perbedaan mendasar dari loket satu pintu adalah adanya proses bisnis yang berjalan di loket ini. Sehingga fungsinya bukan hanya tempat menyerahkan permohonan dan menyerahkan hasil, tetapi juga menjadi tempat pengolahan permohonan tersebut menjadi produk hasil layanan kepegawaian.

Kedepannya, Loket Pelayanan Kepegawian Terpadu Satu Pintu ini bertransformasi menjadi Plaza Kepegawaian Kabupaten Barito Kuala dengan mengembangkan layanan-layanan kepegawaian berbasis teknologi informasi.